PANGKALAN BUN – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) Republik Indonesia (RI) Laksamana Madya TNI AL Denih Hendrata, beserta Ketua Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Kiki Denih Hendrata tiba di Pangkalan Bun, Senin 24 Nopember 2025.
Kunjungan penting ini dilakukan dalam rangka memimpin langsung acara peresmian Markas Komando (Mako) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kumai, sebuah langkah strategis untuk memperkuat pertahanan maritim di wilayah Kalimantan Tengah.
Kedatangan pimpinan tertinggi armada TNI Angkatan Laut ini disambut hangat jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar). Menunjukkan sinergi kuat antara TNI AL dan Pemkab Kobar.
Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas kunjungan dan peresmian Mako Lanal Kumai.
“Kami atas nama seluruh masyarakat Kotawaringin Barat mengucapkan selamat datang kepada Bapak Pangkoarmada RI beserta Ibu,” ucapnya.
“Kehadiran Bapak di sini untuk meresmikan Mako Lanal Kumai adalah kehormatan besar dan menjadi penanda penting bagi penguatan keamanan maritim serta percepatan pembangunan di wilayah kami. Lanal Kumai memiliki peran vital, dan dengan peresmian Mako yang baru ini, kami berharap sinergi antara TNI AL dan Pemda semakin erat dalam menjaga kedaulatan laut, memberdayakan potensi maritim, dan mendukung kemajuan ekonomi daerah,” imbuh Hj.Nurhidayah.
Menurut jadwal, setelah penyambutan di Pangkalan Bun, Pangkoarmada RI akan melanjutkan perjalanan menuju Kumai untuk meresmikan Mako Lanal. Peresmian ini dinilai krusial mengingat posisi strategis perairan Kobar yang berdekatan dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I, yang menjadikannya sebagai salah satu jalur pelayaran niaga dan militer terpadat.
Lanal Kumai, yang kini memiliki Mako baru, diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas pokoknya, termasuk patroli keamanan laut, penegakan hukum di perairan, serta dukungan logistik bagi unsur-unsur KRI yang beroperasi di sekitar Selat Karimata dan Laut Jawa. Peningkatan fasilitas ini juga mencerminkan komitmen TNI AL dalam menghadapi tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.
Kunjungan dan peresmian Mako Lanal Kumai ini menjadi momentum penting bagi Kotawaringin Barat untuk menegaskan posisinya sebagai sentra maritim strategis, di mana kolaborasi antara unsur pertahanan dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan laut yang aman dan menopang kesejahteraan masyarakat. (man)












