PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggunakan Data Tunggal Ekonomi dan Sosial Nasional (DTESN) sebagai basis utama dalam menentukan penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera.
Plt Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa penggunaan data ini bertujuan agar bantuan tepat sasaran dan selalu relevan dengan kondisi lapangan.
“Adapun sumber data utama yang digunakan untuk menentukan keluarga penerima manfaat adalah data tunggal sosial dan ekonomi nasional DTESN yang setiap perubahannya tentu akan kita muktahirkan,” ujar Leo saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat, 20 Februari 2026.
Dalam proses distribusinya, Pemprov Kalteng menggerakkan sinergi lintas sektor dengan melibatkan Relawan Huma Betang Sejahtera. Relawan ini terdiri dari berbagai elemen jaminan sosial, mulai dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), hingga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain unsur sosial, distribusi juga diperkuat oleh peran aktif pendamping desa guna menjangkau wilayah pelosok. Pemerintah menargetkan seluruh proses penyaluran rampung dalam waktu dekat.
“Ditargetkan bulan Februari tahun 2026 ini kartu huma betang sejahtera sudah selesai didistribusikan kepada keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah Kalteng,” tutupnya.
(Syauqi)












